Minggu, 09 Agustus 2015

Customer Behavior In Service

Tugas Kuliah lagi,,Huft,,

1. Aplikasi Perilaku Konsumen dalam Bisnis
Pemahaman mengenai perilaku konsumen sangatlah penting dalam pemasaran. Menurut Engel, et al. (1994), perilaku konsumen adalah suatu tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk keputusan mendahului dan menyusuli tindakan ini. Terdapat dua elemen penting dari arti perilaku konsumen, yaitu: 
  1. Proses pengambilan keputusan.
  2. Kegiatan fisik yang melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa ekonomis (Swastha, 1990).

Pemahaman akan perilaku konsumen cerdas dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.Ke dua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik.Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ke tiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen.Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.Dan juga dapat memberikan gambaran kepada para pemasar dalam pembuatan produk,pnyesuaian harga produk,mutu produk,kemasan dan sebagainya agar dalam penjualn produknya tidak menimbulkan kekecewaan pada pemasar tersebut.
2. Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen
Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow (Teori hierarki kebutuhan Maslow) untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
3. Roda analisis konsumen
Roda analisis konsumen adalah kerangka kerja yang digunakan pemasar untuk meneliti, menganalisis, dan memahami perilaku konsumen agar dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik.Roda analisis konsumen terdiri dari tiga elemen: afeksi dan kognisi, lingkungan, dan perilaku.
Afeksi dan kognisi
Elemen pertama adalah afeksi dan kognisi. Afeksi merujuk pada perasaan konsumen terhadap suatu stimuli atau kejadian, misalnya apakah konsumen menyukai sebuah produk atau tidak. Kognisi mengacu pada pemikiran konsumen, misalnya apa yang dipercaya konsumen dari suatu produk. Afeksi dan kognisi berasal dari sistem yang disebut sistem afeksi dan sistem kognisi. Meskipun berbeda, namun keduanya memiliki keterkaitan yang sangat kuat dan saling memengaruhi. Manusia dapat merasakan empat tipe respons afektif: emosi, perasaan tertentu, suasana hati/mood, dan evaluasi. Setiap tipe tersebut dapat berupa respons positif atau negatif. Keempat tipe afeksi ini berbeda dalam hal pengaruhnya terhadap tubuh dan intensitas perasaan yang dirasakan. Semakin kuat intensitasnya, semakin besar pengaruh perasaan itu terhadap tubuh, misalnya terjadi peningkatan tekanan darah, kecepatan pernapasan, keluarnya air mata, atau rasa sakit di perut. Bila intensitasnya lemah, maka pengaruhnya pada tubuh tidak akan terasa.
Sistem kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu: memahami, mengevaluasi, merencanakan, memilih, dan berpikir. Proses memahami adalah proses menginterpretasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan. 
mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah aspek dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negatif, disukai atau tidak disukai. Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan. Memilih berarti membandingkan alternatif solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternatif terbaik, sedangkan berpikir adalah aktivitas kognisi yang terjadi dalam keempat proses yang disebutkan sebelumnya. Fungsi utama dari sistem kognisi adalah untuk menginterpretasi, membuat masuk akal, dan mengerti aspek tertentu dari pengalaman yang dialami konsumen. Fungsi ke dua adalah memproses interpretasi menjadi sebuah task kognitif seperti mengidentifikasi sasaran dan tujuan, mengembangkan dan mengevaluasi pilihan alternatif untuk memenuhi tujuan tersebut, memilih alternatif, dan melaksanakan alternatif itu. Besar kecilnya intensitas proses sistem kognitif berbeda-beda tergantung konsumennya, produknya, atau situasinya. Konsumen tidak selalu melakukan aktivitas kognisi secara ekstensif, dalam beberapa kasus, konsumen bahkan tidak banyak berpikir sebelum membeli sebuah produk.
4. Proses pengambilan keputusan pembelian
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:
  1. Pengenalan masalah (problem recognition).Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
  2. Pencarian informasi (information source).Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi.Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).
  3. Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation).Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
  4. Keputusan pembelian (purchase decision).Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
  5. Evaluasi pasca-pembelian (post-purchase evaluation), merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian.Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya.Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen.Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut pada masa depan.Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen pada masa depan.

5. Faktor-faktor yang memengaruhi
Terdapat Empat faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
  1. Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
  2. Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
  3. Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
  4. Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.


Peran Komunikasi dalam Perencanaan Pemasaran

Tugas Mata Kuliah "Komunikasi Bisnis" =)

Komunikasi, suatu hal yang tidak boleh dianggap remeh sama sekali. Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini dan makin ketatnya persaingan dalam dunia usaha menyebabkan penyampaian atau mengkomunikasikan suatu ide menjadi hal yang sangat penting. Peran komunikasi dalam pemasaran juga sangatlah penting.
Bisa dibayangkan apabila suatu perusahaan telah didukung oleh berbagai produk dan riset yang briliant namun gagal dalam hal mengkomunikasikannya kepada customer. Maka semua hal briliant itu akan menjadi percuma dan sia-sia saja. Oleh karena itu, saat ini sudah sangat umum ditemui di hampir tiap perusahaan besar multinasional memiliki bagian atau divisi yang khusus menangani komunikasi atau dalam hal ini lebih dikenal sebagai Marketing Communication.
Sarana untuk melakukan komunikasi pemasaran adalah bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) total sebuah perusahaan disebut juga bauran promosinya (promotion mix) merupakan perpaduan khusus antara iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang digunakan perusahaan untuk meraih tujuan iklan dan pemasarannya (Sunarto, 2004:261).
Pada dasarnya, marketing communication mix terdiri atas empat elemen dasar, kata De Loizer, yang dilanjutkan oleh Kotler, yang kemudian bentuknya dimodifikasi oleh Crosier dan Shimp. Kemudian, konsepsi tersebut dirumuskan oleh Belch tahun 1995 menjadi marketing communication mix, yang terdiri atas empat kegiatan dasar, yaitu
• Iklan
Iklan atau periklanan (advertising) adalah media komunikasi pemasaran yang sudah menjadi bagian integral dari masyarakat dan sistem ekonomi manusia. Dalam kehidupan masyarakat yang sudah maju dan kompleks, iklan berevolusi ke dalam sistem komunikasi vital masyarakat, terutama dunia bisnis. Beriklan perlu metode promosi yang seakurat mungkin karena imbasnya sedemikian dahsyat kepada khalayak, baik dalam hal isi pesan maupun penyampaian (Prisgunanto, 2006:73). 
• Personal Selling
Sarana personal selling memiliki efek langsung pada proses penjualan berdasarkan sales forces. Memang keandalan personal selling yang paling utama adalah mampu mendekatkan pelanggan dengan penjualan lewat penggunaan jalur-jalur distribusi barang dan produk yang ada. Lewat personal selling ini pelanggan akan tanpa sungkan-sungkan menanyakan dan mencari tahu kemampuan produk tersebut dengan leluasa. Mereka juga akan bisa mendapatkan informasi akurat, sisi kebaikan dan keburukan dari produk secara langsung dari konsumen (Prisgunanto, 2006:74).
• Sales Promotion dan Pameran
Pada sarana komunikasi pemasaran, sales promotion dan pameran adalah memiliki efek yang singkat sebagai upaya menstimulasi tekanan pada sikap pembelian. Asumsi ini berangkat dari kebiasaan orang yang akan membeli sesuatu barang tidak akan merencanakan sesuatu itu secara mendadak, hal inilah yang akan terjadi pada penjualan lewat sarana ini. Mungkin saja penjualan pada saat promosi atau pameran akaan sangat tinggi karena faktor-faktor lain, bukan pada kesadaran pelanggan atau konsumen akan produk tersebut, seperti kebanyakan pengunjung pameran memerlukan barang yang ada demi satu kegunaan, tetapi bukan pada merek yang ditawarkan dalam komunikasi pemasaran (Prisgunanto, 2006:75).
• Public Relations
Membina hubungan baik dengan menciptakan pengembangan komunitas (community development) adalah strategi yang sangat jitu dan baik karena sifatnya yang berkelanjutan bagi perusahaan. Walau efeknya lambat, namun proses kenaikan kepercayaan dan penyaluran pesan akan semakin meningkat secara ajek dan konstan. Keandalannya adalah promosi ini tidak keropos, tidak seperti penciptaan kepercayaan lewat iklan, promosi langsung dan pameran. 
Diharapkan dengan adanya komunikasi pemasaran ini akan menghasilkan hal sebagai berikut :
1. Membangkitkan keinginan konsumen terhadap suatu kategori produk,
2. Menciptakan kesadaran konsumen terhadap merek (brand awareness),
3. Mendorong sikap positif konsumen terhadap produk, serta mempengaruhi niat mereka untuk membeli,
4. Memfasilitasi pembelian (Rossiter dan Percy, 1987)
Dan saat ini peran komunikasi kita akan lebih pas dan lengkap apabila kita dapat menyampaikannya melalui slide presentasi dan Windows 7 melalui program Microsoft Officenya cocok untuk digunakan.

Jumat, 12 Juni 2015

Perkembangan Perusahaan PT Gresik Cipta Sejahtera

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dalam pembuatan makalah ini kami membahas tentang PT Gresik Cipta Sejahtera yang merupakan perusahaan Petrokimia Gresik Group. 
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang Industri tentu kita harus mengetahui profil, sejarah, dan perkembangan bisnis serta manajemen dalam perusahaan tersebut. Latar belakang pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas akhir semester mata kuliah Prilaku Organisasi.

B.     Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui Sejarah dan Profil PT Gresik Cipta Sejahtera
2. Untuk mengetahui Sistem Manajemen PT Gresik Cipta Sejahtera
3. Untuk mengetahui Pengembangan Perusahaan PT Gresik Cipta Sejahtera

C.     Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah profil dan sejarah berdirinya PT Gresik Cipta Sejahtera?
2. Bagaimanakah sistem manajemen PT Gresik Cipta Sejahtera?
3. Bagaimanakah Pengembangan Perusahaan PT Gresik Cipta Sejahtera?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Profil PT Gresik Cipta Sejahtera

1. Profil
PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS), salah satu perusahaan di lingkungan Petrokimia Gresik Group yang berdiri sejak 15 Juni 1972 telah dan siap menjadi mitra kerja bagi berbagai industri dan perusahaan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pupuk, bahan kimia, gas industri, barang tehnik, jasa angkutan dan pergudangan dan lain-lain.
2. Sejarah Singkat
PT GRESIK CIPTA SEJAHTERA (PT GCS) didirikan pada tanggal 15 Juni 1972, merupakan salah satu perusahaan di lingkungan Petrokimia Gresik Group, yang sahamnya dimiliki oleh Yayasan Petrokimia Gresik (YPG) dan Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG).
Akta PT GCS terakhir telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 26 Pebruari 1998 Nomor C2-1220 HT.01.04.Th.98.
Atas komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan dengan kualitas prima kepada pelanggan, sejak tahun 2000 PT GCS telah memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 dari SGS International, dan tetap dipertahankan hingga saat ini.
3. Visi dan Misi
• Visi Perusahaan
Menjadi perusahaan perdagangan, pergudangan, angkutan dan produsen pupuk yang unggul dan handal serta mampu bersaing secara optimal
• Misi Perusahaan
Menyediakan barang dan jasa yang berkualitas dan bersaing
Memberikan kepuasan pelanggan, menjaga komitmen dan kepercayaan pelanggan dengan pelayanan yang handal.
Memberikan hasil yang terbaik kepada stakeholder (pelangan, pemegang saham, manajemen, karyawan, pemerintah dan lingkungan) pada tingkat yang optimal.
Berperan aktif dalam menunjang pelaksanaan program dan kebijaksanaan induk perusahaan
• Nilai Dasar
- Komitmen
- Komunikasi
- Kepedulian
4. Kebijakan Mutu
Dengan berorientasi pada koordinasi intern, PT Gresik Cipta Sejahtera mengembangkan kemitraan dalam kebersamaan untuk kepuasan pelanggan melalui :
Penyediaan produk yang bermutu
Kecepatan Pelayanan
Penyerahan tepat jumlah & tepat waktu
Kesiapan sumber daya
5. Kinerja Perusahaan
Kinerja Perusahaan dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang positif. Omset 2009 menyesuaikan kondisi harga komoditi mengalami penurunan dari tahun yang sebelumnya.
Selain itu, dari hasil analisa menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi berpeluang untuk tumbuh dan berkembang pada waktu-waktu yang akan datang.
Grafik perkembangan perusahaan 5 tahun terakhir :


B. PEMBAHASAN

1. Bidang Usaha
a. Distributor Pupuk
Bidang Usaha PT Gresik Cipta Sejahtera yang utama adalah sebagai distributor pupuk. Macam-macam pupuk yang kami distribusikan antara lain :
UREA, ZA (Amonium Sulphate), SP-36, NPK PHONSKA, Petroganik, NPK, KCl, ZK, TSP, DAP, Rock Phosphate, Amophos, Dolomit, Kieserite, Kaptan, Phosphogysum, Pupuk Hayati, Petro Biofertil, Petro Kalimas, dan lain-lain
b. Distributor Bahan Kimia
Selain sebagai distributor pupuk dan pestisida, PT Gresik Cipta Sejahtera juga mendistribusikan berbagai jenis bahan kimia seperti :
• AMONIAK (SNI 06-0045-1987)
Spesifikasi
o Kadar Amoniak minimal 99,5%
o Impuritis H2O maksimal 0,5%
o Minyak maksimal 10 ppm
o Bentuk cair
Kegunaan
o Industri pupuk (Urea, ZA, DAP, MAP, dan Phonska)
o Bahan kimia (Asam Nitrat, Amonium Nitrat, Soda Ash, Amonium Chlorida, dll)
o Media pendingin (pabrik es, cold storage, refrigerator)
o Industri makanan (MSG, Lysine)
• ASAM SULFAT (SNI 06-0030-1996)
Spesifikasi
o Kadar H2SO4 minimal 98%
o Impuritis :
Chlorida (Cl) maksimal 10 ppm, Nitrate (NO3) maksimal 5 ppm, Besi (Fe) maksimal 50 ppm, Timbal (Pb) maksimal 50 ppm
o Bentuk cair
Kegunaan
o Industri pupuk (ZA, SP 36, SP 18)
o Bahan kimia (Asam Fosfat, Tawas, PAC, Serat Rayon, Alkohol, Detergen)
o Industri makanan (bumbu masak (MSG), Lysine, dll)
o Industri Tekstil, spiritus, utilitas pabrik, dan pertambangan 
• ASAM FOSFAT (SNI 06-2575-1992)
Spesifikasi
o Kadar P2O5 minimal 50%
o Impuritis :
SO3maksimal 4%, CaO maksimal 0,7%, MgO maksimal 1,7%, Fe2O3 maksimal 0,6%, Al2O3maksimal 1,3%, Chlor maks. 0,04%, Flour maks. 1%
o Suspended solid maks. 1%
o Specific gravity maks. 1,7%
o Warna coklat sampai hitam keruh
o Bentuk cair
Kegunaan
o Industri pupuk
o Bahan kimia
o Industri makanan (Lysine, MSG, pabrik gula, dll)
• GRANULATED GYPSUM
o CaSO4.2H2O : 91 % min
o Combaine Water : 18 % min
o H2O : 9 % max
o P2O5 ws : 0.08 % max
o P2O5 total : 0.5 % max
• PURIFIED GYPSUM
o CaSO4.2H2O : 91 % min
o Combaine Water : 18 % min
o H2O : 20 % max
o P2O5 ws : 0.5 % max
o P2O5 total : 1.0 % max
• CRUDE GYPSUM
o CaSO4.2H2O : 94 % min
o Combaine Water : 18 % min
o H2O : 30 % max
o P2O5 ws : 0.08 % max
o P2O5 total : 1.0 % max
• FLUOSILICIC ACID (H2SiF6)
o H2SiF6 (Purity) : 16 % min
o HF (free) : 0.80 % max
o SO4 : 0.25 % max
o Ca : 0.20 % max
o Pb : 0.01 % max 
• ALUMINIUM FLUORIDA (SNI 06-2603-1992)
Spesifikasi
o Kadar AlF3 minimal 94%
o Impuritis :
Silikat (SiO2) maksimal 0,20%, P2O5 maks. 0,02%
o Besi (Fe2O3) maksimal 0,05%
o Air sebagai H2O maksimal 0,35%
o Untamped density minimal 0,75 mg/ml
o Hilang pijar 110-500 C maks. 1,00 %
o Screen size +150 : 20-50 %
o Screen size +200 : 50-75 %
o Screen size +325 : 75-96 %
Kegunaan
o Untuk peleburan Aluminium
• KARBONDIOKSIDA CAIR (CO2 CAIR) (SNI 06-2603-1992)
Spesifikasi
o Kadar CO2 minimal 99,9%%
o Kadar H2O maks. 150 ppm
o H2S maksimal 0,1ppm
o Kadar SO2 maksimal 1 ppm
o Benzene maksimal 0,02 ppm
o Asetaldehide maksimal 0,2 ppm
o Total Hidrokarbon sebagai Metan maks. 50 ppm non Metan maks. 20 ppm
o Bentuk cair
Kegunaan
o Untuk industri minuman berkarbonat
o Industri logam dan karoseri sebagai pendingin pada logam (welding) dan pengecoran
o Industri pengawetan
• KARBONDIOKSIDA KERING (DRY ICE) (SNI 06-0126-1987)
Spesifikasi
o Kadar CO2 minimal 99,7%
o Kadar H2O maks. 0,05%
o Karbon Monooksida maks. 10 ppm
o Minyak maks. 5 ppm
o Senyawa belerang dihitung sebagai H2S maks. 0,5 ppm
o Arsen tak ternyata
Kegunaan
o Industri es krim sebagai pendingin
o Media pengawetan
o Pembuatan asap pada pementasan
o Cold stprage (ekspor ikan tuna)
• ASAM CHLORIDA (HCl) (SNI 06-2557-1992)
Spesifikasi
o Grade A kadar min. 32%, bentuk cair, tidak berwarna
o Grade B kadar min. 31%, bentuk cair, warna agak kekuningan
o Sisa pemijaran maks. 0,1%
o Sulfat sebagai SO4 maks. 0,012%
o Logam berat sebagai Pb maks. 0,0005%
o Chlor bebas sebagai Cl2 maks. 0,005%
Kegunaan
o Industri makanan (lysine, dll)
o Industri kimia
o Bahan pembersih
• OKSIGEN (SNI 06-0031-1987)
Spesifikasi
o Kadar Oksigen (O2 ) minimal 99,50%
Kegunaan
o Industri logam (peleburan, pengelasan, pemotongan logam & perbengkelan)
o Keperluan medis
o Industri kaca, batubara, dll
• NITROGEN (SNI 06-0042-1987)
Spesifikasi
o Kadar Nitrogen (N2 ) minimal 99,50%
o Kadar Oksigen (O2 ) maksimal 100 ppm
Kegunaan
o Industri kimia (bahan baku amoniak, dll)
o Industri pembersih peralatan pabrik
• HIDROGEN (SNI 06-0041-1987)
Spesifikasi
o Kadar Hidrogen (H2 ) minimal 79%
Kegunaan
o Industri kimia (bahan baku amoniak, oktanol, hidrogen peroksida, dll)
• GYPSUM PERTANIAN (SNI 15-0715-1989)
Spesifikasi
o Kadar CaO : 30%
o Kadar SO3 : 42%
o Kadar P2O5 : 0,5%
o Kadar H2O : 25%
o Bentuk : powder
o Warna putih kecoklatan
Kegunaan
o Memperbaiki sifat fisik tanah
o Memperbaiki perakaran tanaman
o Merupakan sumber Kalsium & Sulfat yang siap pakai dalam tanah. 
c. Distributor Pestisida
PT Gresik Cipta Sejahtera juga menangani distribusi bermacam-macam pestisida, seperti Herbisida, Fungisida, Insektisida, dan lain-lain.
d. Produsen Pupuk dan Benih
Selain bekerja di bidang distribusi, PT Gresik Cipta Sejahtera juga memproduksi pupuk organik Petroganik, organik Sejahtera, NPK Sejahtera, Dolomit Sejahtera, Pupuk Tablet, dan Benih Padi
e. Pemasok Kebutuhan Industri
Sebagai pemasok barang-barang kebutuhan pabrik dan bahan baku industri lainnya bagi pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah dan bergerak di berbagai sektor industri. Jenis komoditi tersebut antara lain :
  Barang Kimia meliputi Garam Industri, Asam Fosfat, Clorine, Caustic Soda, Soda Ash, Antifoaming, Hydrochlorid Acid, Aluminium Sulfat, Vanadium Pentokside, Potasium Carbonate, Zink Sulfat, dan lain-lain.
  Barang Teknik meliputi V-Belt, Belt Conveyor, Roller Chain, Valve Oxygen, Oil Seal, Ventilator, Selenoid Valve, Air Conditioner, dan lain-lain.  
  Komoditi lainnya berupa Filter Bag, Tricopac, Ecosal, dan lain-lain.
f. Jasa Angkutan
Untuk memenuhi kebutuhan angkutan PT Petrokimia Gresik Group maupun konsumen umum, PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS) memiliki armada angkutan sebagai berikut :
• Truk Tangki Asam Sulfat
• Truk tangki HCI
• Truk Tangki Amoniak
• Truk Hidrolis
• Truk Angkutan Pupuk, dll
g. Jasa Pergudangan
PT Gresik Cipta Sejahtera menyediakan jasa pergudangan untuk membantu/mendukung proses distribusi dan penyimpanan berbagai macam pupuk di berbagai wilayah

2. Pemasaran
Komitmen untuk memberikan pelayanan dengan kualitas prima kepada setiap pelanggan telah dibuktikan dengan meningkatnya penjualan dari tahun ke tahun serta diperolehnya Sertifikat ISO 9001 dari SGS International sejak tahun 2000 dan tetap dipertahankan hingga saat ini (sertifikat ISO 9001:2008).
Saat ini PT GCS memasarkan barang-barang yang diproduksi dengan standar mutu yang terjamin, diantaranya produk-produk pupuk dan bahan kimia dari PT Petrokimia Gresik dan produsen lain yang diproduksi dengan sistem manajemen mutu ISO 9001 dan ISO 14001 serta telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Untuk produk-produk Asam Sulfat, Amoniak Cair, CO2 Cair, Dry Ice, Oksigen dan Nitrogen telah dilengkapi pula dengan Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Disamping sumber-sumber barang yang telah ada, PT GCS juga selalu berusaha mencari sumber barang baru yang bisa diandalkan demi menjamin kesinambungan pasokan kepada pelanggan dengan harga yang layak.
PT Gresik Cipta Sejahtera sebagai distributor pupuk, bahan-bahan kimia dan gas industri serta pemasok barang tehnik dan bahan baku industri lainnya, telah bermitra dan berpengalaman menangani/melayani para pelanggan dari berbagai sektor industri, perkebunan pemerintah dan swasta serta pertanian/pangan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk melayani pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan pasar ekspor, selain dilakukan melalui kantor pusat di Gresik (Jawa Timur), juga dilayani dari kantor cabang Medan (Sumatera Utara), kantor perwakilan di Makassar (Sulawesi Selatan), Lampung, dan Jakarta. Disamping itu, PT Gresik Cipta Sejahtera juga telah menempatkan sejumlah petugas pemasaran lapangan di wilayah-wilayah pemasaran serta pelayanan penjualan pupuk langsung ke konsumen akhir yang kesemuanya itu akan terus dikembangkan di masa-masa yang akan datang.

3. Pengembangan Perusahaan
Sejalan dengan perkembangan dunia usaha dan melihat potensi yang dimiliki, PT Gresik Cipta Sejahtera terus berusaha mengembangkan diri dengan langkah-langkah penyempurnaan yang berkesinambungan baik internal maupun eksternal yang mengarah pada pengembangan kebiatan usaha untuk pemenuhan tuntutan pasar dalam upaya menjadi sebuah perusahaan perdagangan, pergudangan, angkutan dan produsen pupuk yang unggul dan handal serta mampu bersaing secara optimal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka arah pengembangan perusahaan secara garis besar ditujukan untuk :
  • Meningkatkan daya saing melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi, termasuk peningkatan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu.
  • Memperluas pasar baik domestik maupun ekspor, antara lain melalui berbagai kegiatan promosi & sosialisasi produk, demplot penggunaan produk, pendekatan kepada perusahaan perkebunan dan petani plasma.
  • Berusaha memperbanyak sumber barang dari produsen lain untuk mengurangi ketergantungan pada suatu sumber termasuk menjadi agen, sehingga pasokan barang kepada pelanggan dapat lebih lancar dan terjamin.  
  • Memantapkan diri sebagai produsen pupuk (organik, NPK, pupuk tablet) dan benih padi serta melakukan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.  
  • Mengembangkan industri pupuk organik sebagai 'cluster' agribisnis guna memberi nilai tambah yang lebih tinggi bagi petani yang ada di sekitar pabrik.

4. Pengembangan SDM
PT Gresik Cipta Sejahtera menyadari bahwa sumber daya manusia (SDM) adalah asset utama perusahaan yang menjadi tumpuan harapan bagi kelangsungan hidup, kemajuan, dan perkembangan perusahaan di masa yang akan datang. Hanya dengan SDM yang handal dan berkualitas maka perusahaan akan dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggan sekaligus dapat bertahan dan memenangkan persaingan di pasar yang semakin terbuka
Pengembangan dan peningkatan kualitas SDM sudah merupakan kebutuhan bagi perusahaan untuk menciptakan sumber daya manusia yang profesional dan mempunyai visi kedepan sehingga akan dicapai produktivitas yang optimal dan selalu meningkat dari waktu ke waktu.
Untuk mendapatkan kualitas SDM yang lebih profesional dan produktif, PT Gresik Cipta Sejahtera menempatkan pendidikan & pelatihan sebagai prioritas utama dalam pencapaiannya, yang dilaksanakan secara intern dan melalui kerja sama dengan berbagai Lembaga Pendidikan. Selain itu perusahaan juga memberikan perhatian dan memfasilitasi berbagai kegiatan di luar kerja, termasuk kegiatan rohani/keagamaan, berbagai macam olah raga, dan kegiatan rekreatif lainnya.
Selain itu perusahaan juga memberikan perhatian dan memfasilitasi berbagai kegiatan di luar kerja, termasuk kegiatan rohani/keagamaan, berbagai macam olah raga, dan kegiatan rekreatif lainnya.
PT Gresik Cipta Sejahtera menyadari bahwa dengan memberikan yang terbaik kepada pelanggan melalui kerjasama yang saling menguntungkan maka pelanggan akan merasa sebagai mitra kerja yang berhak untuk maju dan berkembang bersama perusahaan. Karena sesungguhnya kemajuan pelanggan adalah juga kemajuan perusahaan. Dengan memegang nilai-nilai dasar (komitmen-komunikasi-kepedulian)
PT Gresik Cipta Sejahtera senantiasa berupaya untuk membangun "Kemitraan Dalam Kebersamaan" bersama pelanggan.

5. Keselamatan & Kesehatan Kerja
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan barang/bahan kimia berbahaya, PT Gresik Cipta Sejahtera selalu memberikan perhatian yang tinggi terhadap hal-hal yang menyangkut lingkungan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pemeliharaan dan pengamanan sarana kerja sehingga tercipta perasaan aman dan nyaman bagi karyawan, lingkungan dan pelanggan.
Disamping selalu melengkapi setiap sarana kerja yang dimiliki dengan peralatan dan perlengkapan K3 yang disyaratkan, PT Gresik Cipta Sejahtera bersama-sama anak perisahaan lain khususnya yang ada di lingkungan PT Petrokimia Gresik Group selalu aktif dalam kegiatan pelatihan terpadu mengenai lingkungan kerja dan Keselamatan & Kesehatan Kerja secara berkesinambungan.
Untuk menjamin kompetensi penerapan K3 dalam operasional perusahaan, secara berkala dan berkesinambungan dilakukan pengecekan dan kontrol terhadap berbagai aspek yang terkait melalui penerapan Sistem Mutu Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (SMK3), baik oleh team internal maupun team gabungan Petrokimia Gresik Group.
Komitmen dan perhatian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini juga ditunjukkan dengan keikutsertaan PT Gresik Cipta Sejahtera sebagai anggota Komite Nasional-Responsible Care Indonesia (KN-RCI).

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
PT Gresik Cipta Sejahtera terus berusaha mengembangkan diri dengan langkah-langkah penyempurnaan yang berkesinambungan baik internal maupun eksternal yang mengarah pada pengembangan kebiatan usaha untuk pemenuhan tuntutan pasar dalam upaya menjadi sebuah perusahaan perdagangan, pergudangan, angkutan dan produsen pupuk yang unggul dan handal serta mampu bersaing secara optimal.

Sumber :
http://www.pt-gcs.co.id/

Semoga Bermanfaat

Salam,, :)

Senin, 08 Juni 2015

PENGANTAR ILMU MANAJEMEN : Mengenal Manajemen & Organisasi

Share Rangkuman BAB 1,, :)


Manajemen adalah :
• Kegiatan untuk mencapai tujuan 
• Dilakukan oleh individu dalam kelompok 
• Tindakan-tindakan telah di tetapkan sebelumnya 
(George R Terry, 2006)

• Proses Pengoordinasian kegiatan-kegiatan 
• Efisien dan efektif dengan 
• Dicapai melalui orang lain 
(Stephen P Robins,2007)

Hal tersebut meliputi :
• pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan 
• menetapkan cara bagaimana melakukannya 
• Memahami bagaimana cara melakukannya 
• Mengukur efektivitas dari usaha-usaha mereka 

Manajemen di fokuskan 
• Mencapai kegiatan yang memenuhi sasaran Organisasi (Efektivitas) saja, 
• Melakukannya dengan seefisien mungkin 

Efisiensi : 
• Memperoleh Output Terbesar dengan input yang terkecil; 
“Melakukan Segala Sesuatu Secara Benar”

Efektifitas : 
• Menyelesaikan kegiatan-kegiatan sehingga sasaran oraganisasi dapat tercapai 
“ Melakukan segala sesuatu yang benar”

Manajemen merupakan 
• sebuah kegiatan, 
• pelaksanaannya disebut manajing dan 
• orang yang melakukan disebut manajer.

Manajer :
• Individu yang menjadi manajer menangani tugas-tugas 
• yang seluruhnya bersifat Manajerial 
• Menghentikan kecenderungan untuk melaksanakan segala sesuatunya seorang diri saja.

Apa Yang Dikerjakan Manajer?
Menggambarkan apa yang di kerjakan oleh 
seorang manajer bukanlah merupakan tugas yang
mudah atau sederhana!

• Tidak ada dua organsasi yang serupa, 
• Tidak ada dua pekerjaan manajer yang serupa 

Tiga Skema Penggolongan Khusus
• Fungsi 
• Peran 
• Keterampilan 

Fungsi Manajemen
1. Planning / Merencanakan 
Fungsi Manajemen yan mencakup 
• proses mendefinisikan sasaran, 
• Menetapkan strategi untuk mencapai sasaran  
• Menyusun rencana untuk mengintegrasikan 
• Mengoordinir sejumlah kegiatan 

2. Organizing / Mengorganisasi 
Fungsi manajemen yang mencakup :
• Proses menentukan tugas apa yg harus dilakukan 
• Siapa yang harus melakukan, 
• Bagaimana cara mengelompokan tugas-tugas itu, 
• Siapa harus melapor ke siapa, 
• Dimana keputusan harus dibuat.

3. Actuating / Mengarahkan (Memimpin)
Fungsi manajemen yang mencakup :
• Motivasi bawahan 
• Mempengaruhi individu atau tim sewaktu mereka bekerja, 
• Memiliki saluran komunikasi yang paling efektif 
• Memecahkan dengan berbagai cara perilaku karyawan.

4. Controling / Mengendalikan 
Fungsi manajemen yang mencakup 
• Memantau kinerja aktual 
• Membandingkan aktual dengan standar 
• Membuat koreksinya jika perlu.

Peran Manajemen
• Peran Antar pribadi 
Melibatkan orang dan tugas lain yang bersifat seremonial dan simbolis.
• Peran informasional 
Menerima, mengumpulkan dan menyebarkan informasi.
• Peran pengambilan keputusan 
Berkisar seputar membuat pilihan 

Keahlian Manajemen
• Keahlian Teknis : 
Pengetahuan dan keahlian dibidang spesialisasi tertentu.
• Keahlian tentang orang : 
Kemampuan bekerja secara baik dengan orang lainsecara individu atau dalam 

kelompok
• Keahlian Konseptual : 
Kemampuan berpikir dan konseptualisasi tentang situasi yang abstrak dan rumit.

Keahlian yang dibutuhkan pada Tingkat Manajemen yang berbeda-beda seperti dibawah ini :
1. Manajemen Puncak 
• Keahlian konseptual 
2. Manajemen Menengah 
• Keahlian tentang orang 
3. Manajemen Tingkat bawah 
• Keahlian Teknis 

KONSEP-KONSEP ORGANISASI
Apakah Organisasi Itu?
Organisasi Merupakan : 
• Pengaturan yang tersusun dari sejumlah orang untuk Mencapai tujuan tertentu

3 Ciri Umum Organisasi
• Mempunyai tujuan yang khas. 
• Membutuhkan Orang-orang yang akan bekerja dalam mengimplementasikan tujuan yang di targetkan 
• Menyusun Orang-orang tersebut dalam suatu Struktur 

Pengorganisasian Fungsi manajemen yang sangat penting karena:
• tanpa pengorganisasian yang jelas, Sulit melakukan proses manajemen yang di butuhkan 
• untuk melaksanakan tugas yang di perlukan 
• untuk mencapai tujuan institusi, 
• perusahaan, pemerintahan ataupun organisasi itu sendiri.

Aktivitas  Pengorganisasian
• Mendefinisikan pekerjaan 
• Mengelompokan pekerjaan 
• Menugaskan pekerjaan 
• Mengintegrasikan pekerjaan 
• Mendelegasikan pekerjaan 

2 prinsip Organisasi
1. Limit Of Freedom : 
• Semakin bebas seseorang menghambat kebebasan orang lain, 
• Semakin sedikit kebebasan bagi semua 
2. Multiply Reporting Relationship : 
• Semakin banyak pihak yang harus dilapori seseorang, 

• Semakin sukar untuk mempertahankan akuntabilitas atas hasil. 

Semoga Bermanfaat,,
Salam,, :)

PRILAKU KONSUMEN : Segmentasi Pasar

Yukk, Lanjut ke Bab 3,, :D Segmentasi Pasar : Proses membagi pasar potensial menjadi kelompok konsumen yang berbeda beda dan memilih sat...